Hubungan Persepsi dan Motivasi Kerja Pegawai Administrasi Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Pada Pengadilan Negeri

Herisman, (2006) Hubungan Persepsi dan Motivasi Kerja Pegawai Administrasi Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Pada Pengadilan Negeri. Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
40142.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Berdasarkan hipotesis dari penelitian ini diperoleh hubungan antara masing-masing variabel independen (persepsi dan motivasi dengan variabel dependen (kinerja) menggunakan uji statistik pearson correclation. Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa: korelasi (hubungan) antara persepsi dengan kinerja sebesar 0,453 dengan nilai sig (p) sebesar 0,001. Karena nilai p<0,005 berarti ada hubungan (korelasi) yang sangat signifikan antara persepsi dengan kinerja. Nilai orelasi sebesar 0,453 berada antara 0,40-0,59 maka menurut sugiyono hubungan ini dikatakan sedang. Hipotesis kedua, dengan analisis regresi secara parsial. Berdasarkan hasil jawaban responden tentang motivasi kerja terhadap kinerja pegawai administrasi dengan jumlah 10 butir pertanyaan dengan indikator terpenuhinya kebutuhan fisik/physical need, kebutuhan keamanan/ security need, kebutuhan sosial/ sosial need, kebutuhan ego/ ego need dan kebutuhan aktualisasi diri/actualications need masing-masing 2 pertanyaan. Jawaban responden pada sebagian besar dominan pada nomor 3-4 yakni terpenuhinya sedang dan tinggi kebutuhan sosial dan ego dan sebagian kecil jawaban responden pertanyaan 2-5 yakni terpenuhinya untuk kebutuhan fisik dan kebutuhan pengembangan diri dan tidak ada responden yang menjawab pertanyaan nomor 1 yakni terpenuhinya kebutuhan sangat rendah ini berarti bahwa sebagian besar responden terpenuhi sedang dan terpenuhinya kebutuhan sehari-hari. selanjutnya dari rumusan hipotesis kedua dengan menggunakan analisis secara parsial menggambarkan korelasi (hubungan) antara motivasi dengan kinerja sebesar 0,409 dengan nilai sig (p) sebesar 0,003. karena nilai p<0,05 berarti ada hubungan (korelasi) yang sangat signifikan antara motivasi dengan kinerja. Nilai korelasi sebesar 0,409 berada antara 0,40-0,59 maka menurut sugiyono hubungan ini dikatakan sedang. korelasi berganda (R) atau korelasi secara bersama-sama antara persepsi dan motivasi dengan kinerja. diperoleh nilai R sebesar 0,584 artinya hubungan antara persepsi dan motivasi dengan kinerja 0,584. dari tabel di atas juga diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,341 artinya kontribusi variabel persepsi dan motivasi terhadap kinerja sebesar 34,1% sementara 65,9% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 40142.pdf
Uncontrolled Keywords: Persepsi, motivasi, kinerja, pegawai administrasi
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 650-659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 659.3125 Performance Analysis (Analisis Kinerja, Evaluasi Kinerja)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: admin upload repo
Date Deposited: 19 Aug 2016 04:27
Last Modified: 30 Aug 2018 01:57
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/1666

Actions (login required)

View Item View Item