Peran Fasilitator dan Motivasi lndividu Masyarakat Terhadap Peningkatan Kapasitas Kelompok Pengelola Daerah Perlindungan Laut (Studi Kasus Pada Kelompok Pengelola Daerah Perlindungan Laut di Desa Bahoi-Minahasa Utara dan Kelurahan Dorbolaang-Bitung, Sulawesi Utara)

Wijayanto, Agustinus (2015) Peran Fasilitator dan Motivasi lndividu Masyarakat Terhadap Peningkatan Kapasitas Kelompok Pengelola Daerah Perlindungan Laut (Studi Kasus Pada Kelompok Pengelola Daerah Perlindungan Laut di Desa Bahoi-Minahasa Utara dan Kelurahan Dorbolaang-Bitung, Sulawesi Utara). Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
41961.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Keberadaan fasilitator sebagai bagian dari sumber daya manusia di tingkat desa dibutuhkan untuk ikut mendorong kemauan anggota masyarakat dalam melaksanakan sebuah program yang akan dilaksanakan. Demikian juga dengan adanya fasilitator di lokasi mereka dapat memotivasi anggota kelompok masyarakat secara khusus untuk pengelola DPL. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji peran fasilitator di tingkat kecamatan yang membawahi desa tersebut dalam program lingkungan hidup/konservasi DPL di Desa Bahoi-Minahasa Utara dan Kelurahan Dorbolaang-Bitung serta mengkaji motivasi individu masyarakat terhadap peningkatan kapasitas kelompok pengelola DPL di kedua lokasi tersebut. Metode analisis untuk penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang dikumpulkan berupa data primer diperoleh melalui diskusi, wawancara, dan pengisian daftar pertanyaan penelitian sedangkan data sekunder didapatkan melalui penelusuran berbagai pustaka yang relevan Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran fasilitator dalam membangun motivasi individu masyarakat sebagai pengelola daerah perlindungan laut/DPL telah dilakukan dengan berbagai tahapan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, perencanaan, pelaksanaan, dan keberlanjutan dalam pengelolaan DPL di Desa BahoiMinahasa Utara dan Kelurahan Dorbolaang-Bitung. Secara kognitif, afektif, dan psikomotorik peran fasilitator memberikan kontribusi terhadap pengetahuan, sikap,dan keterampilan yang meningkat pada anggota kelompok pengelola DPL sehingga dapat terlibat dalam program yang dicanangkan. Motivasi individu masyarakat terhadap peningkatan kapasitas kelompok pengelolaan DPL di kedua lokasi tersebut cukup tinggi dalam menyelamatkan lingkungan dengan menempatkan kebutuhan penyelamatan sebagai aktualisasi diri bahwa penyelamatan lingkungan melalui DPL dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas dan masa depan anak cucu dibandingkan dengan kebutuhan sesaat. Untuk memperkuat peran dan motivasi tersebut ke depannya perlu dilakukan perencanaan program lebih baik serta menempatkan para pihak dan fasilitator kegiatan secara proporsional.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 16/41961.pdf
Uncontrolled Keywords: human resources, role, facilitator, motivation, capacity, sumber daya manusia, peran, fasilitator, motivasi, kapasitas
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 650-659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 658.3 Personnel Management (Manajemen Personalia, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen SDM)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 16 Jun 2016 02:26
Last Modified: 16 Jun 2016 02:26
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/273

Actions (login required)

View Item View Item