Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat (Studi Kasus di Desa Bahoi, Kecamatan Likupang BArat, Kabupaten Minahasa Utara)

Warintoko, (2014) Analisis Kebutuhan Sumber Daya Manusia Pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat (Studi Kasus di Desa Bahoi, Kecamatan Likupang BArat, Kabupaten Minahasa Utara). Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
41960.pdf

Download (5MB) | Preview

Abstract

Desa Bahoi di Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara adalah desa yang mempunyai potensi keindahan laut dan dikelola oleh kelompok ekowisata berbasis masyarakat namun hasilnya belum optimum. Penelitian ini dilaksanakan untuk menganalisis kondisi SDM kelompok pengelola ekowisata di Desa Bahoi saat ini (existing), kondisi SDM yang ideal serta pemenuhan kebutuhan SDM pengelolaan ekowisata yang memerlukan peningkatan hasil. Peneltian menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara, diskusi kelompok (FGD) dan studi pustaka Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas SDM kelompok pengelola ekowisata di Desa Bahoi masih terbatas, terutama kapasitas dalam pengelolaan manajemen bisnis (organisasi, keuangan, pemasaran), pelayanan homestay, produksi kerajinan, kualiftkasi sertifikat diving pemandu selam, maupun kemampuan Bahasa Inggris para pemandu selam (diving). Untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan ekowisata di Desa Bahoi perlu mereposisikan fungsi ketua kelompok sebagai seorang manajer bisnis, sekretaris menjadi staf humas dan pemasaran serta bendahara menjadi staf administrasi dan keuangan. Tiga pengurus inti tersebut mengkordinir 3 unit kegiatan ekowisata, yaitu unit wisata diving/mangrove/pasir putih, unit pengelolaan homestay dan unit usaha produksi kerajinan. Sebagai kegiatan yang berbasis masyarakat maka pemenuhan kebutuhan SDM menuju pengelolaan ekowisata yang lebih baik harus tetap memprioritaskan tenaga setempat Untuk meningkatkan kapasitas SDM kelompok pengelola ekowisata diperlukan pelatihan-pelatihan: manajemen bisnis (organisasi, keuangan, pemasaran), pelatihan selam level dive master, pelatihan guide, kursus Bahasa Inggris, kursus manajemen perhotelanl homestay, serta pelatihan produksi kerajinan lokal. Untuk menghindari konflik dan kecemburuan sosial antara kelompok ekowisata dan kelompok DPL di Desa Bahoi diperlukan pengelolaan terpadu di bawah satu organisasi (holding) yang mampu memayungi kegiatan operasional dua kelompok tersebut, baik operasional biaya, pendapatan maupun komunikasi dengan pihak luar. Untuk mengetahui model pengelolaan terpadu tersebut perlu dilakukan penelitian lanjtan sehingga ditemukan Model Bisnis Ekowisata Berbasis Masyarakat di Desa Bahoi yang mampu memberi kesejahteraan masyarakat secara efektif.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 16/41960.pdf
Uncontrolled Keywords: Ekowisata, Berbasis Masyarakat, Desa Bahoi, Homestay, Pemandu wisata, Diving, Analisis Kebututuhan SDM, Ecotourism, Community Based.
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 650-659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 658.07 Education, Research of Management (Pendidikan dan Riset Penelitian Manajemen)
600 Technology and Applied Sciences > 650-659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 658.3 Personnel Management (Manajemen Personalia, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen SDM)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 17 Jun 2016 06:53
Last Modified: 24 Jul 2019 10:16
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/284

Actions (login required)

View Item View Item