Jatidiri Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Sistemik Pendidikan Demokrasi (Suatu Kajian Konseptual dalam Konteks Pendidikan IPS)

Winataputra, Udin Saripudin (2001) Jatidiri Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Wahana Sistemik Pendidikan Demokrasi (Suatu Kajian Konseptual dalam Konteks Pendidikan IPS). Doctoral thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

[img]
Preview
Text
40115.pdf

Download (24MB) | Preview

Abstract

Disertasi ini melaporkan suatu penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pendidikan kewarganegaraan di Indonesia secara multidimensional, dan membangun landasan pemikiran bagi pendidikan kewarganegaraan yang juga bersifat multidimensional. Penelitian ini pada dasarnya berupaya untuk mendapatkan landasan teontik dan pengalaman yang melandasi pendidikan kewarganegaraan di sekolah, dalam lembaga pendidikan guru, di masyarakat, dan dalam berbagai kegiatan akademik, yang secara konseptual dapat digunakan untuk mengembangkan suatu paradigma pendidikan kewarganegaraan sebagai wahana sistemik pendidikan demokrasi. Data yang dikumpulkan dengan melalui studi bibliografis, wawancara dan penyebaran kuesioner kepada para pakar dan praktisi yang terkait dengan pendidikan kewarganegaraan dari Jakarta, Bandung, Bandar lampung, Yogyakarta, Malang, dan Singaraja, kemudian dianalisis dengan metode verbatim dan analisis statistik dengan menggunakan SPSS, pada akhirnya ternyata telah dapat mengkonfirmasikan validitas, reliabilitas, dan uji beda dari seperangkat kompetensi dasar kewarganegaraan yang secara konseptual diyakini merupakan elemen esensial dari sistem pendidikan demokrasi. Kesimpulan akhir yang ditarik dari penelitian ini adalah: pertama, bahwa pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu tubuh pengetahuan yang memiliki ontologi-prilaku dan budaya kewarganegaraan yang bersifat multidimensional; epistemologi-penelitian, pengembangan, dan pembelajaran dalam konteks kurikuler dan sosial-kultural; dan aksiologi untuk memfasilitasi pengembangan tubuh pengtahuan itu sendiri, kurikulum dan pembelajaran, dan kegiatan sosial-kultural kewarganegaraan; kedua, secara paradigmatik sistem pendidikan kewarganegaraan memilki tiga komponen yang interaktif, yakni kajian i1miah kewarganegaraan; program kurikuler pandidikan demokrasi; dan kegiatan sosial-kutural kewarganegaraan, Ketiga komponen tersebut secara koheren berlandaskan dan berorientasi pada pengembangan kecerdasan warganegara yakni demokratis, taat hukum, religius dan berkeadaban dalam konteks demokrasi konstitusional Indonesia yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa seperti dirumuskan dalam 90 boor kompetensi dasar kewarganegaraan. Berdasarkan kesimpulan tersebut disarankan bahwa komunitas akademis, termasuk di dalamnya para pakar dan praktisi pendidikan kewarganegaraan berupaya meningkatkan kualitas kurikulum dan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di sekolah, luar sekolah dan pendidikan guru; kerangka kegiatan sosial-kultural kewarganegaraan; metode penelitian; dan strategi pengernbangan baha belajar dengan menggunakan pendekkatan yang berorientasi pada kompetensi kewarganegaraan secara koheren dan konsisten.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Additional Information (ID): 40115.pdf
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Kewarganegaraan,pendidikan guru
Subjects: 300 Social Science > 320-329 Political and Government Science (Ilmu Politik dan Pemerintahan) > 323.6 Citizenship (Kewarganegaraan)
Divisions: Thesis,Disertasi & Penelitian > Disertasi
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 17 Oct 2016 07:12
Last Modified: 17 Oct 2016 07:12
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/2872

Actions (login required)

View Item View Item