Strategi Budaya Organisasi Dalam Peningkatan Disiplin Personil POLRI Di Polda Kepulauan Bangka Belitung Guna Terselenggaranya Pelayanan Prima

Wahyudi, (2013) Strategi Budaya Organisasi Dalam Peningkatan Disiplin Personil POLRI Di Polda Kepulauan Bangka Belitung Guna Terselenggaranya Pelayanan Prima. Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
41042.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

Pencitraan Polri dimata masyarakat saat ini masih terkesan lemah karena rendahnya atau kurangnya pelayanan yang diberikan oleh Polri. Mengingat tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, maka pelayanan yang diberikan oleh Polri menjadi titik ukur bagi Polri dalam memantapkan kepercayaan masyarakat (trust buillding) agar tugas pokoknya dapat berjalan guna mencapai visi yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi kedisiplinan anggota Polri dan menentukan strategi budaya organisasi Polri yang dapat meningkatkan kedisiplinan personil Polri dalam memberikan pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat di Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Data awal diperoleh dengan menggunakan metode Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh 13 (tiga belas) orang peserta, hasilnya disepakati bahwa Goal/tujuannya adalah Peningkatan Disiplin dalam rangka Pelayanan Prima, dan Pihak yang berkepentingan terhadap pelayanan prima/stakeholder adalah Pengemban Fungsi lantas, Sabhara, Reserse dan Sumber Daya Manusia (SDM), Kriteria/Sasarannya adalah Bidang SDM, Anggaran dan Sarana Prasarana, sedangkan Alternatif Strateginya adalah Reward & Punisment, Perubahan Mindset dan Cuture Set serta Penataan Pengembangan Infrastruktur. Data awal tersebut dituangkan dalam sebuah kuisioner yang disebar kepada 15 (lima belas) informan untuk diberikan penilaian berdasarkan persepsinya, hasilnya dilakukan pembobotan dan perhitungan dengan teknik Analytic Hierarchy Process (AHP) sehingga dapat ditentukan prioritas alternatif/strategi yang dipilih atas permasalahan yang dihadapi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa faktor yang mempengaruhi kedisiplinan anggota Polri dalam memberikan pelayanan prima Kepolisian diantaranya adalah Faktor Sumber Daya Manusia (SDM), Faktor Anggaran dan Faktor Sarana dan Prasarana (Sarpras), sedangkan strategi budaya organisasi yang dipilih adalah Perubahan Mindset dan Culture Set dengan bobot sebesar 57,6%, dengan Faktor yang mempengaruhi adalah Sumber Daya Manusia (SDM) sebesar 56,3%, dan stakeholder yang berperan adalah Fungsi Lantas dengan bobot sebesar 47,7%.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 41042.pdf
Uncontrolled Keywords: organizational culture, increased discipline, excellence service, imaging police, focus group discussion (fgd), analytic hierarchy process (ahp), budaya organisasi, peningkatan disiplin, pelayanan prima, pencitraan polri, focus group discussion (fgd), analytic hierarchy process (ahp)
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 650-659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 659.3125 Performance Analysis (Analisis Kinerja, Evaluasi Kinerja)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: admin upload repo
Date Deposited: 04 Aug 2016 08:48
Last Modified: 04 Aug 2016 08:48
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/927

Actions (login required)

View Item View Item