Arsitektur Monitoring Kualitas Udara Berbasis Internet of Thing (IoT) di Tangerang Selatan

Warlina, Lina and Listyarini, Sri and Sambas, Aceng (2020) Arsitektur Monitoring Kualitas Udara Berbasis Internet of Thing (IoT) di Tangerang Selatan. Technical Report. Universitas Terbuka, Tangerang Selatan.

[img]
Preview
Text
HAKI-lap penelitian kualitas udara.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Peningkatan jumlah kendaraan di suatu daerah dapat menyebabkan polusi udara. Polusi merupakan faktor utama dalam menurunkan kualitas udara. Penurunan kualitas udara dapat menyebabkan berbagai masalah seperti perubahan iklim global, kerusakan lingkungan, penyakit asma dan kanker paru-paru. Dalam tulisan ini, disajikan sistem pemantauan kualitas udara berbasis Arduino Uno di Kota Tangerang. Polusi udara yang diukur adalah karbon monoksida (CO), butan (C4H10), partikulat (PM2.5) dan ozon (O3). Jenis sensor yang digunakan adalah MQ-131 untuk sensor ozon (O3), MQ-7 untuk karbon monoksida (CO), GP2Y1010AU0F untuk partikulat (PM2.5), dan MQ-2 untuk butana (C4H10). Alat ini dibuat dengan menggunakan Arduino Uno mikrokontroler dan data dari sensor dikirim ke Liquid Crystal Display (LCD) yang divisualisasikan dalam bentuk angka. Pengambilan data dilakukan di Jalan Cabe Raya Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa karbon monoksida (CO) memiliki konsentrasi rata-rata 2,79 ppm, untuk konsentrasi gas ozon (O3) sebesar 0,08 ppm, untuk konsentrasi bahan partikulat (PM2.5) sebesar 35,51 ppm dan untuk konsentrasi butana (C4H10) sebesar 35,05 ppm. Berdasarkan data yang diperoleh, Tangerang Selatan memiliki tingkat pencemaran bahan partikulat (PM2.5) yang cukup tinggi. Oleh karena itu, pada penelitian lanjutan kami akan fokus pada kajian ini. Luaran yang dicapai pada tahun pertama adalah Hak Kekayaan Intelektual (HKI), artikel konferensi ilmiah ICSTEIR 2020, jurnal internasional IJESD dan produk berupa alat monitoring kualitas udara. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka penelitian lanjutan pada tahun kedua (2021) akan akan dilakukan pengembangan system monitoring kualitas udara berbasis IoT untuk partikulat (PM2.5). Tahun ketiga (2022) akan dikembangkan model untuk memprediksi kualitas udara untuk masa lampau, hari ini dan masa yang akan datang berbasis AI (Artificial Intellegent) pada konsentrasi partikulat.

Item Type: Monograph (Technical Report)
Additional Information (ID): 21/G0001.pdf
Uncontrolled Keywords: Kualitas udara, polusi udara, Internet of Thing (IoT)
Subjects: 300 Social Science > 360-369 Social Problems and Services (Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial) > 363.73 Pollution (Masalah Pencemaran Lingkungan, Polusi )
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 25 Mar 2021 08:05
Last Modified: 21 Apr 2021 04:17
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/9272

Actions (login required)

View Item View Item