Analisis Prospek Penerapan One Village One Product (OVOP) dalam Pengembangan Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Sintang

Nawawi, H. Mas'ud (2009) Analisis Prospek Penerapan One Village One Product (OVOP) dalam Pengembangan Industri Kecil dan Menengah di Kabupaten Sintang. Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
41128.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Pada dasarnya penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat prospek penerapan Ovop dalam pengembangan industri kecil dan menengah, mengidentifikasi faktor-faktor yang berpotensi untuk mendukung dan menghambat penerapannya serta merancang model kebijakan seperti apa yang paling tepat untuk Penerapan Ovop dalam pengembangan industri kecil dan menengah di Kabupaten Sintang. Untuk dapat mencapai tujuan penelitian tersebut, penulis menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah DPRD, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat serta pelaku industri kecil dan menengah dengan mengunakan purposif sampling dan snowball sampling. Sebagai kesimpulan, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan Ovop dalam pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di Kabupaten Sintang memiliki prospek yang baik melalui beberapa parameter, yaitu potensi dukungan ketersediaan sumber daya, potensi kebutuhan pasar, potensi penciptaaan lapangan kerja dan potensi terhadap multipler effect. Adapun locus sentra penerapan OVOP dalam pengembangan IKM di Kabupaten Sintang saat ini lebih tepat berada di kecamatan. Mengenai jenis produk unggulan yang dominan di Kabupaten Sintang sebagai perwujudan pendekatan OVOP yaitu industri pengolahan makanan, industry kerajinan dan industri pengolahan kayu. Faktor-faktor yang berpotensi untuk mendukung penerapan Ovop dalam pengembangan industri kecil dan menengah di locus penelitian adalah adanya komitmen dan sekaligus keberpihakan Pemerintah Daerah, faktor kesesuaian potensi sumberdaya alam cukup besar, faktor masyarakat sebagai potensi SDM, faktor tersedianya peluang pasar cukup baik dan faktor tersedianya kelompok usaha social masyarakat dalam mendukung penerapan OVOP dalam pengembangan IKM. Sedangkan faktor-faktor yang berpotensi untuk menghambat yaitu permodalan, teknologi dan dukungan infrastruktur dasar. Adapun Model kebijakan yang paling tepat (fisibel) untuk Penerapan Ovop dalam pengembangan industri kecil dan menengah di Kabupaten Sintang adalah model kebijakan yang bersifat kemitraan.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 41128.pdf
Uncontrolled Keywords: approach ovop, hpi, pendekatan ovop, ikm
Subjects: 300 Social Science > 330-339 Economics (Ilmu Ekonomi) > 338.5 General Production Economics, Firm (Ekonomi Produksi Umum, Firma)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: admin upload repo
Date Deposited: 05 Aug 2016 04:08
Last Modified: 27 Feb 2019 07:28
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/982

Actions (login required)

View Item View Item