Nurdin, Mohammad (2020) Kebijakan Sikap Kerakyatan Indonesia Yang Diarahkan Untuk Membangun Kesejahteraan Masyarakat (Studi terhadap Komunitas Al-Zaytun Kecamatan Gantar Kabupaten Indramayu). Masters thesis, Universitas Terbuka.
|
Text
2540074.pdf Download (3MB) | Preview |
Abstract
Negara Indonesia memiliki sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah dengan berbagai keragaman di dalamnya. Keragaman ini perlu dikelola dengan baik sehingga membawa kemajuan dan kejayaan bangsa. Salah satu upaya yang perlu dibangun adalah sikap kerakyatan Bangsa Indonesia, sehingga tumbuh rasa memiliki bangsa ini yang berimplikasi pada partisipasi masyarakat untuk membangun dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bersarna. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh civitas Ma'had Al-Zaytun dibawah kepemimpinan Syaykh A.S. Panji Gumilang mampu menggerakan civitas Ma'had Al-Zaytun untuk bersama-sama membangun secara mandiri komplek pendidikan terpadu yang sekaligus sebagai sarana untuk membangun kesejahteraan bersama. Penelitian ini mendeskripsikan konsep kerakyatan menurut Mahad Al-Zaytun, model kebijakannya serta implementasinya dalam membangun kesejahteraan masyarakat. Model kepemirnpinan yang digunakan adalah model elit, dimana Syaykh Al-Zaytun dan eksponen, sebagai pembuat kebijakan dan seluruh civitas menjadi pelaksana dari kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengambilan datanya dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Validitas datanya menggunakan triangulasi data dan teknis analisis datanya menggunakan analisis interaktif. Wawancara dilakukan terhadap pimpinan Mahad Al-Zaytun, Syaykh A. S. Panji Gumilang, civitas kampus dan tamu. Observasi dilakukan terhadap aktivitas kampus dan basil karya yang telah dibuat Ma'had Al-Zaytun. Temuan dari penelitian ini bahwa Syaykh Al-Zaytun berpandangan bahwa kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanan adalah kerakyatan yang dipimpin oleh pendidikan yang mumpuni, sebab pendidikan merupakan prasyarat untuk menyatukan ruhaniah. Pendidikan adalah tonggak utama dari hikmah kebijaksanaan. Hikmah kebijaksanaan atau pendidikan akan mewarnai kerakyatan yang penuh harmoni, toleran dan damai. Hikmah kebijaksanaan menampilkan rakyat dapat berfikir pada tahap yang lebih tinggi sebagai bangsa, dan membebaskan diri dari belenggu pemikiran yang berazaskan kelompok dan aliran tertentu yang sempit. Pemikiran ini difahamkan kepada seluruh civitas melalui berbagai media. Selanjutnya civitas diajak untuk bersama membangun sarana pendidikan dan perekonomian secara beriringan. Pendidikan ekonomi, ekonomi pendidikan. Dengan spirit psantren yang dibangun, maka civitas Al-Zaytun meyakini bahwa mendidik dan sembangun semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah Swt.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information (ID): | 25/40074.pdf |
| Uncontrolled Keywords: | kebijakan, sikap kerakyatan, membangun, kesejahteraan |
| Subjects: | 300 Social Science > 350-359 Public Administration and Military Science (Administrasi Negara dan Ilmu Kemiliteran) > 351 Public Administration (Administrasi Negara) 300 Social Science > 350-359 Public Administration and Military Science (Administrasi Negara dan Ilmu Kemiliteran) > 352.2 Organization of Public Administration (Organisasi Administrasi Negara) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik |
| Depositing User: | CR Cherrie Rachman |
| Date Deposited: | 28 Aug 2025 04:51 |
| Last Modified: | 08 Oct 2025 08:38 |
| URI: | http://repository.ut.ac.id/id/eprint/10936 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
