Yanto, Dwi (2024) implementasi program daerah angkat anak muda putus sekolah (garda ampuh) di kabupaten banyuwangi. Masters thesis, Universitas Terbuka.
Full text not available from this repository.Abstract
Secara faktual Angka Rata-Rata Lama Sekolah (ARL) penduduk Kabupaten Banyuwangi relatif rendah. Berdasarkan Laporan data BPS Provinsi Jawa Timur menunjukkan bahwa ARL di Kabupaten Banyuwangi sebesar 7,12 tahun pada tahun 2018, setara dengan kelas VIII SMP sederajat atau awal tahun kelas VllI. Dibandingkan dengan tahun yang sama 2018 ARL Kabupaten Kediri sebesar 7,68, Kabupaten Lamongan sebesar 7,83, Kabupaten Tulungagung sebesar 7,83, dan Kabupaten Gresik sebesar 8,96, maka ARL Kabupaten Banyuwangi tergolong relatif rendah. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi rnengupayakan peningkatan ARL Kabupaten Banyuwangi rnelalui Program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana implementasi Program Garda Ampuh di Kabupaten Banyuwangi, faktor-faktor pendukung dan penghambat pengimplementasian Program Garda Ampuh berdasarkan analisis faktor-faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi sebagaimana menurut pendapat George C. Edwards III. Jenis penelitian yang digunakan dalarn penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yang mana data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan tahapan pengumpulan keseluruhan data dan dokurnen pendukung, reduksi data yang tidak diperlukan, penyajian data yang benar-benar menjadi informasi penelitian, dan penarikan kesimpulan atas informasi yang telah terverifikasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan instrurnen wawancara terbuka terhadap beberapa informan lalu mengujinya melalui trianggulasi informan pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan, dan sasaran kebijakan serta beberapa dokumen pendukung. Program Garda Ampuh merupakan inovasi program berupa penyediaan bantuan sosial kepada peserta didik SD, SMP, dan SMA sederajat, kurang mampu secara ekonomi, putus sekolah agar kembali bersekolah atau rentan putus sekolah agar tetap dapat melanj utkan sekolah sehingga terhindar putus sekolah. Dalam penelitian ini disimpulkan bahwa implementasi Program Garda Ampuh di Kabupaten Banyuwangi dilaksanakan dengan dukungan komunikasi yang intens, penyediaan sumber daya oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, etos kerja dan komitmen tinggi, objektif, transparan dan akuntabel serta didukung struktur birokrasi yang ramping struktur kaya fungsi. Terdapat hambatan dalam capaian cakupan dan tujuan program di antaranya berlum terbangunnya sistem komunikasi berbasis teknologi dan informasi aplikatif, terbatasnya jumlah SDM pendukung, dan anggaran bantuan sosial program.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | implementasi program, faktor pendukung, faktor penghambat |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik |
| Depositing User: | CR Cherrie Rachman |
| Date Deposited: | 03 Oct 2025 02:10 |
| Last Modified: | 03 Oct 2025 02:10 |
| URI: | http://repository.ut.ac.id/id/eprint/11313 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
