Search for collections on Universitas Terbuka Repository

Pengembangan Usaha Kain Tenun Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan

Yuisnta, Natalia FInam and Sudrajat, Ajat and Silalahi, Wise Rogate and Yudith, Alexanderina Frans and Imelda, Paulina Soko and Desi, Rutfina Wandelmud Manek and Arni, Lassa and Yundy, Naben and Welmince, Neno (2025) Pengembangan Usaha Kain Tenun Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasi Kabupaten Timor Tengah Selatan. Project Report. Universitas Terbuka. (Unpublished)

[img]
Preview
Text
LAP PkM Bu Ita.pdf

Download (305kB) | Preview

Abstract

Provinsi Nusa Timur dianugerahi keragaman budaya kain tenun yang merupakan kearifan lokal yang merupakan warisan budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi sebagai bentuk identitas, kebutuhan mempertahankan hidup, dan nilai-nilai sosial budaya. Setiap daerah memiliki kain tenunnya dengan ciri khas berdasarkan nilai sosial budaya juga faktor bentang alam daerah tersebut: Pulau Sumba dengan motif hewan, Pulau Alor dengan motif kenari, serta Pulau Timor dengan penggunaan warna yang cerah dan berani. Salah satu kain tenun yang memiliki nilai keindahan adalah dari Desa Fatumnasi Kecamatan Fatumnasin Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Kecamatan Fatumnasi adalah Kecamatan terdekat dengan Gunung Mutis, dan merupakan dataran tinggi bersuhu sejuk dingin, sehingga kain tenun disamping dapat menjadi sumber pendapatan, juga menjadi kebutuhan warga karena udara yang dingin. Motif kani tenun Fatumnasi corak indah di antaranya adalah bentang dataran tinggi Meski memiliki corak yang indah dan diiminati, tingkat penjualan kain tenun masih belum optimal sehingga berpengaruh pada pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Ini yang menjadi dasar Tim PkM melakukan kegiatan dan mencari tahu penyebabnya. Hasil analisis situasi menunjukkan ada beberapa faktor yaitu harga mahal, pembuatan yang lama karena menggunakan bahan alami, yang proses lebih lama daripada penggunaan bahan sintetis. serta kurangnya pemasaran produk. Harga tinggi karena warga membutuhkan waktu lama untuk membuat suatu produk.Kurangnya strategi pemasaran baik offline maupun online membuat kain tenun kurang dikenal. Disamping itu menurunnya minat perempuan generasi muda pada kain tenun, merupakan kendala tersendiri dari sisi keberlangsungan produk dan juga volume pekerjaan. Berangkat dari hal ini maka Tim PkM merancang beberapa strategi Sebagai solusi kendala tersebut berupa Pelatihan dan Non Pelatihan. Pelatihan berupa pelatihan Bauran Pemasaran yaitu Produk, Harga, Saluran Distribusi, dan Promosi, serta strategi Segmenting,Targetting, Positioning, dan Differentiating. Juga memberikan penguatan Untuk Non Pelatihan adalah memberi pemahaman terkait kelembagaan, dan bagaimana kaum muda mencintai kain tenun, tidak meninggalkan budaya, dengan memberi motivasi bahwa kain tenun jika dikelola dengan baik akan memberikan keuntungan dan kesejahteraan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Item Type: Monograph (Project Report)
Uncontrolled Keywords: Kain Tenun, Pemasaran, Kesejahteraan Masyarakat
Subjects: 300 Social Science > 330-339 Economics (Ilmu Ekonomi) > 338.04092 Entrepreneurs (Entrepreneur, Wirausaha)
300 Social Science > 360-369 Social Problems and Services (Permasalahan dan Kesejahteraan Sosial)
700 The Art, Fine and Sport > 740-749 Drawing and Decorative Art (Menggambar dan Seni Dekorasi) > 746.1 Yarn Preparation and Weaving/Seni Tenun dan Seni Pintal, Seni Menenun dan Seni Memintal
Divisions: Thesis,Disertasi & Penelitian > Penelitian
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 02 Mar 2026 01:55
Last Modified: 02 Mar 2026 02:26
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/12001

Actions (login required)

View Item View Item

This repository has been indexed by

BASE OneSearch OpenDOAR RAMA