Nilai Gizi Konsentrat Protein Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepenus) Afkir serta Aplikasi dalam Kerupuk Melarat

Asriani, (2018) Nilai Gizi Konsentrat Protein Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepenus) Afkir serta Aplikasi dalam Kerupuk Melarat. Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img] Text
43547.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (7MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelarut yang terbaik untuk pembuatan KPI berbahan baku ikan lele dumbo afkir, dengan faktor jenis pelarut dan pengulangan ekstraksi. KPI terbaik difortifikasikan ke kerupuk melarat. Mengetahui formula terpilih hasil fortifikasi KPI lele dumbo atkir terhadap kerupuk melarat. Menganalisa usaha pengolahan kerupuk melarat dengan penambahan KPI lele afkir. Ikan Lele dumbo merupakan salah satu komoditi budidaya air tawar yang terus dikembangkan dan produksinya meningkat setiap tahunnya. Ikan lele afkir merupakan sumber protein berpotensi digunakan sebagai bahan baku pembuatan konsentrat protein ikan (KPI). Penelitian ini bertujuan memanfaatkan ikan lele afkir dan mengaplikasikan pada produk kerupuk melarat. Penelitian pembuatan Konsentat Protein menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial ini menggunakan dua perlakuan yaitu penggunaan pelarut yang berbeda (etanol dan IPA) serta empat tahapan ekstraksi (1, 2 , 3 dan 4 kali) masing2 selama 20 menit dan ulangan dilakukan tiga kali. Peubah yang dianalisis meliputi kadar protein, kadar lemak, kadar air dan nilai organoleptik. Rancangan Acak Lengkap untuk pembuatan kerupuk melarat. Perlakukan yang digunakan sebanyak enam jenis yaitu persentase penambahan KPI yang berbeda (0%, 6%, 8%, 10%, 12%, 14 %) dan ulangan dilakukan tiga kali. Peubah yang dianalisis meliputi kadar protein, kadar abu dan mutu hedonik. Pengamatan aspek finansial dilakukan dengan perhitungan pendapatan investasi, perhitungan labalrugi, perhitungan BEP, perhitungan B/C ratio serta. Analisis finansial dilakukan untuk mengetahui layak atau tidak layaknya usaha tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelarut terbaik dalam pembuatan KPI berbahan baku ikan lele dumbo afkir adalah menggunakan pelarut isopropyl alcohol 90%, dengan 4 kali pengulangan ekstraksi. Berdasarkan komposisi proksimat, KPI terbaik tergolong dalam KPI tipe A, dengan kadar protein 78,71%, kadar lemak 0,69%. Nilai organoleptik KPI terbaik 4,29 bau ikan sangat lemah dan derajat putih 84. Asam amino pembatas KPI ikan lele dumbo afkir adalah leusin. Kerupuk terbaik berdasarkan hasil organoleptik adalah kerupuk dengan penambahan KPI ikan lele dumbo afkir 10%. Kerupuk terbaik memiliki nilai organoleptik renyah, aroma ikan sangat lemah, warna cream keputihan cemerlang. Kerupuk terbaik memiliki kadar protein 12,41% lebih tinggi dari kontrol dan SNI (2009). Hasil analisa flnansial kerupuk melarat yang difortifikasi KPI memberikan nilai keuntungan sebesar per bulan Rp 17.993.750,-. Break Event Point ( BEP ) 665 kg dan Benefit Cost Rasio ( B/C) 1, 11.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 43547.pdf
Uncontrolled Keywords: Ekstraksi, Lele dumbo afkir, Konsentrat proetin ikan, Kerupuk melarat, Extraction, Rejected Catfish, Fish Proetin Concentrate, 'Melarat' Crackers.
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan)
600 Technology and Applied Sciences > 660-669 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan) > 664 Food Technology/Teknologi Pembuatan Makanan Komersial
600 Technology and Applied Sciences > 660-669 Chemical Engineering and Related Technologies (Teknologi Kimia dan Ilmu yang Berkaitan) > 664.9 Meats and Allied Food/Teknologi Pembuatan Makanan dari Daging dan Sejenisnya
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 15 Apr 2019 09:03
Last Modified: 15 Apr 2019 09:03
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/8212

Actions (login required)

View Item View Item