Analisis Implementasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Benih Bermutu Varietas Unggul Melalui Program Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Di Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2011

Aprilogra, (2013) Analisis Implementasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Benih Bermutu Varietas Unggul Melalui Program Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Di Kabupaten Bangka Tahun Anggaran 2011. Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
41085.pdf

Download (11MB) | Preview

Abstract

Kebijakan BLBU disahkan oleh Peraturan Presidan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2011 Tentang Bantuan Langsung Benih Unggul dan Pupuk. Namun dalam Implementasinya masih terdapat kendala dan hasil yang diharapkan masih rendah hal ini dikarenakan oleh adanya berbagai masalah yakni: 1) Aspek kualitas SDM yang rendah dan kuantitas SDM yang ada tidak mencukupi atau kurang; 2) Aspek komunikasi yang tidak optimal sehingga sosialisasi kebijakan tidak dipahami dengan baik oleh pelaku kebijakan; 3) Struktur birokrasi atau kelembagaan yang ada kurang mendukung pelaksanaan tugas dalam rangka menjalankan program dan kegiatan; 4) Disposisi, sehingga Kebijakan yang ada belum benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif pada masyarakat petani tanaman pangan (padi sawah dan ladang) di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kondisi inilah kemudian menjadi fokus penelitian untuk melihat melihat proses implementasi dari isi kebijakan dengan melihat beberapa aspek : Komunikasi, Sumberdaya, Sikap/Disposisi dan Struktur Birokrasi. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan deskriptif kualitatif dengan maksud memberikan gambaran bagaiman pelaksanaan kebijakan dilapangan lalu kemudian dianalisis menggunakan Teori Edwards III (1980). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaan kebijakan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) ini, terdapat beberapa aspek yang mendukung seperti : fasilitas benih yang didistribusikan, wewenang dan informasi cukup baik sedangkan beberapa aspek yang kurang medukung seperti : sumber daya manusia dan fasilitas sarana irigasi, dana, SOP dan seksi khusus yang menangani pekerjaan ini belum ada, sehingga perlu ditingkatkan lagi fungsi dan peran aspek-aspek tersebut guna memaksimalkan pelaksanaan kebijakan BLBU ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Aspek Komunikasi (Transmisi, Kejelasan, Konsistensi dan Koordinasi) sangat mendukung dalam pelaksanaan kebijakan BLBU ini, 2) Aspek Sumber Daya (SDM, Informasi, Wewenang dan Fasilitias), sebagian masih ada yang belum mendukung seperti Sumber Daya Manusia (SDM) serta fasilitas irigasi dan dana belum maksimal. Namun informasi, wewenang dan fasilitas berupa benih yang didistribusikan sudah sangat mendukung, 3) Aspek Sikap (Sikap Implementator, Dukungan Pimpinan, Insentif bagi pelaksana dan Transparansi ), sangat mendukung dalam pelaksanaan kebijakan BLBU ini, dan 4) Aspek Struktur Birokrasi (SOP dan Fragmentasi), belum mendukung dalam pelaksanaan kebijakan BLBU ini.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 41085.pdf
Uncontrolled Keywords: policy implementation, superior seeds direct assistance policy (blbu), implementasi kebijakan, kebijakan bantuan langsung benih unggul (blbu)
Subjects: 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 631.52 Seeds and New Varieties (Bibit, Pembibitan, Benih, Pembenihan dan Varietas Baru)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: admin upload repo
Date Deposited: 05 Aug 2016 02:01
Last Modified: 18 Sep 2018 03:27
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/946

Actions (login required)

View Item View Item