Efektivitas Penyuluhan Dalam Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Di Kabupaten Kota Waringin Barat

Syahruni, (2014) Efektivitas Penyuluhan Dalam Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Di Kabupaten Kota Waringin Barat. Masters thesis, Universitas Terbuka.

[img]
Preview
Text
41786.pdf

Download (7MB) | Preview

Abstract

Salah satu program peningkatan kesejahteraan petani adalah melalui Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP). Sampai dengan tahun 2013 sebanyak 89 desa di Kabupaten Kotawaringin Barat telah menerima dana PUAP masing-masing sebesar Rp. 100.000.000,-. Dalam pelaksanaanya program ini tidak semuanya bisa berjalan dengan baik. Sebanyak 48 desa atau 53,93 % tennasuk kategori tidak berkembang dengan sehat. Peran Penyuluh Pendamping sangat diperlukan oleh Gapoktan penerima dana PUAP. Rumusan masalah yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh faktor komunikasi,motivasi dan sikap penyuluh pendamping secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama terhadap efektivitas penyuluhan dalam program PUAP ?. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory) dengan jumlah sampel sebanyak 78 orang yang diambil secara keseluruhan dari populasi (sampling jenuh). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan dalam program PUAP 82,05 % dapat terlaksana dengan kategori efektif. Komunikasi para penyuluh pendamping PUAP 56,41% kategori lancar, motivasi 87,19% kategori tinggi dan sikap 65,38% dengan kategori mendukung. Hasil tabulasi silang antara faktor komunikasi, motivasi dan sikap penyuluh pendamping dengan efektivitas penyuluhan menunjukkan 71,43% responden menyatakan apabila komunikasi berjalan lancar maka kegiatan penyuluhan akan berjalan cukup efektif, 81,82% responden menyatakan apabila motivasi sangat tinggi maka kegiatan penyuluhan akan beijalan efektif dan 60,00% responden menyatakan apabila sikap sangat mendukung maka kegiatan penyuluhan akan berjalan efektif. Hubungan antara faktor komunikasi, motivasi dan sikap penyuluh pendamping baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama dengan efektivitas penyuluhan dalam program PUAP menunjukkan keadaan yang positif. Hasil uji statistik menunjukkan faktor komunikasi dan sikap berpengamh sangat signifikan terhadap efektivitas penyuluhan, sedangkan faktor motivasi tidak signifikan dengan hubungan yang sangat lemah. Dengan Uji F diperoleh nilai Fhitung 1082,675 > Ftabel 9,280 jadi Ho ditolak, kesimpulannya yaitu faktor komunikasi,motivasi dan sikap penyuluh pendamping secara bersama-sama berpengaruh terhadap efektivitas penyuluhan. Perlu perhatian dari pemerintah daerah dengan penyediaan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan tugas penyuluh pendamping seperti kendaraan operasional, baju kerja, sepatu lapangan, helm proyek dan lain-lain,termasuk juga peningkatan tunjangan jabatannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information (ID): 16/41786.pdf
Uncontrolled Keywords: Effectiveness of counseling, coaching, communication, motivation,attitude, guide's counselor, a rural agribussiness development effort program (RADE, Efektivitas Penyuluhan, Pembinaan, Komunikasi, Motivasi, Sikap, Penyuluh Pendamping, Program PUAP
Subjects: 300 Social Science > 300-309 Sociology and Anthropology (Sosiologi dan Antropologi) > 302.2 Communication (Komunikasi)
Divisions: Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 05 Aug 2016 07:53
Last Modified: 31 Jul 2019 02:49
URI: http://repository.ut.ac.id/id/eprint/1016

Actions (login required)

View Item View Item