Fajriyani, Dini (2025) Analisis Efektivitas Penerapan Standar Mutu Laboratorium Guna Mendukung Sistem Jaminan Mut Dan Keamanan Hasil Kelautan Dan Perikanan (Studi Kasus Di Laboratorium Buskipm). Masters thesis, Universitas Terbuka.
Dini Fajriyani.jfif
Download (114kB)
Abstract
Untuk menjamin keamanan dan mutu produk perikanan, lembaga yang berwenang harus melakukan pengawasan mutu. Pengawasan mutu ini meliputi penetapan dan penerapan standar metode pengujian di laboratorium rujukan dan pengujian sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2015 yang bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan dan membangun sistem jaminan mutu. Sebagai kemampuan dasar, keberadaan laboratorium pengujian yang tersertifikasi sangat penting untuk memenuhi standar mutu negara pengekspor. Untuk menjarnin keamanan dan mutu produk kelautan dan perikanan, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 8 Tahun 2024 atau yang dikenal dengan SJMKHKP memperkuat fungsi laboratorium rujukan dan pengujian yang memiliki reputasi baik. Efektivitas penerapan standar mutu laboratorium BUSKIPM dalam rangka mendukung SJMKHKP berbasis SNI ISO/IEC 17025:2017, dampak penerapan tersebut terhadap kepuasan masyarakat berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat tahun 2024, dan langkah strategis peningkatan standar mutu laboratorium dalam rangka mendukung SJMKHKP di BUSKTPM dengan pendekatan metode AHP merupakan bidang-bidang yang memerlukan keahlian manajemen laboratorium perikanan. Metodologi deskriptif kualitatif dan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Pengamatan, kuesioner, wawancara, dan survei digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis statistik dilakukan terhadap data dengan menggunakan SPSS, Expert Choice 11, dan Microsoft Excel. Peserta survei BUSKIPM diminta untuk mengisi aplikasi Susan KKP yang berfungsi untuk mengukur kepuasan masyarakat, sedangkan survei AHP melibatkan lima orang profesional dari kalangan akademisi, pemerintah, dan praktisi. Untuk tahun 2021-2023, penelitian menemukan babwa 7,89% temuan pada paragraf 6.4 (Peralatan) dan 25% pada klausul 7.2 (Pemilihan, Verifikasi, dan Validasi Metode) berasal dari audit internal. Kedua klausul tersebut memiliki jumlah temuan terbanyak dan cenderung muncul setiap tahun, meskipun jumlah temuannya menurun setiap tahunnya. Berdasarkan data ketidakpatuhan hasil pengawasan tahun 2023 diperoleh kategori minor dan kategori observasi, hal ini menunjukkan bahwa penerapan persyaratan sistem manajemen laboratorium BUSKIPM menurut SNI 1SO/IEC 17025:2017 masih berjalan efektif. Hasil SKM semester I tahun 2024 memperoleh kategori "Sangat Baik" dengan nilai IKM sebesar 88,89. Hubungan bivariat antar masing-masing elemen pelayanan a < 0,05 berarti signifikan dengan kategori keeratan kuat dan sangat kuat. Hasil AHP memperoleh urutan pnontas strategi manajemen laboratorium dalam peningkatan standar mutu laboratorium BUSKIPM adalah layanan prima (24,9%), peningkatan teknologi/modernisasi laboratorium berkelanjutan (24,1%), perbaikan regulasi (18,4%), kesesuaian dengan perkembangan regulasi ekspor produk perikanan ( 16,9% ), dan implementasi Indikator Kinerja Utama (15,8%)
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information (ID): | |
| Uncontrolled Keywords: | ISO/IEC 17025, Efektivitas, Kepuasan Masyarakat, AHP |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences > 650-659 Management and Auxiliary Service (Manajemen dan Ilmu yang Berkaitan) > 659.3125 Performance Analysis (Analisis Kinerja, Evaluasi Kinerja) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan |
| Depositing User: | CR Cherrie Rachman |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 08:15 |
| Last Modified: | 23 Jul 2026 09:06 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/12119 |
