Ma'ruf, Muhammad (2025) Analisis Kontribusi Usaha Perikanan Laut Terhadap Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Pukat Cincin Di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Masters thesis, Universitas Terbuka.
Muhammad Ma'ruf.jfif
Download (96kB)
Abstract
Perikanan merupakan sektor strategis dalam pembangunan ekonomi Indonesia dengan potensi perikanan laut yang besar, tetapi pemanfaatannya belum merata karena tantangan sepe11i overfishing, destructive fishing, dan keterbatasan teknologi penangkapan. Penelitian ini dilaksanakan sejak tanggal 30 September 2023 sampai dengan tanggal 31 Januari 2024, bertujuan menganalisis kontribusi usaha penangkapan nelayan pukat cincin di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, yang memiliki potensi perikanan besar namun pemanfaatannya masih terbatas. Pukat cincin menjadi alat tangkap yang dominan digunakan oleh nelayan, namun menghadapi tantangan operasional dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi biaya, pendapatan, dan kontribusi pukat cincin terhadap ekonomi rumah tangga nelayan. Produktivitas pukat cincin dianalisis berdasarkan ukuran kapal, daya mesin, trip, panjang jaring, dan jumlah ABK untuk mengukur efisiensinya. Usaha penangkapan ikan dengan pukat cincin di Kabupaten Takalar mendukung ekonomi pesisir melalui kapal berkapasitas 15-30 GT yang melibatkan lebih dari 300 tenaga kerja, dengan rataratajumlah ABK per kapal sebanyak 17 orang. Kapal-kapal ini dirancang kuat dan dilengkapi teknologi modern, seperti GPS dan fish finder, untuk menangkap ikan pelagis dalam jumlah besar. Biaya operasionalnya mencakup biaya tetap dan variabel dengan total tahunan mencapai Rp573 juta, sedangkan pendapatan ratarata tahunan sebesar Rpl,77 miliar. Keuntungan bersih usaha ini mencapai Rpl,2 miliar per tahun, didorong efisiensi operasional dan harga ikan bernilai tinggi. Sistem bagi basil mendistribusikan proporsi pendapatan antara pemilik kapal, nakhoda, dan ABK, dengan memberikan kontribusi besar pada pendapatan nelayan, dengan pemilik kapal mencapai Rp. 56 juta/ bu Ian, nakhoda Rp. 17 juta/bulan dan ABK Rp. 3 juta/bulan juga memperoleh pendapatan tambahan dari sektor informal. Produktivitas penangkapan rata-rata 4.403,6 kg dipengaruhi oleh kapasitas kapal ( 150 kg/GT), kekuatan mesin (20,8 kg/PK), panjang jaring ( 11 kg/m), dan jumlah ABK (250,2 kg/orang). Faktor-faktor seperti teknik penangkapan, cuaca, dan lokasi juga mempengaruhi hasil tangkapan. Meskipun produktivitas cukup tinggi, diversifikasi pendapatan dan pengelolaan perikanan berkelanjutan diperlukan untuk menghadapi tluktuasi basil tangkapan dan risiko ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information (ID): | |
| Uncontrolled Keywords: | pukat cincin, kontribusi ekonomi, nelayan, pendapatan, strategi |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 639.2092 Fishermen (Nelayan) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan |
| Depositing User: | CR Cherrie Rachman |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 04:02 |
| Last Modified: | 27 Jul 2026 02:35 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/12167 |
