Yahni, Dwi Fitri (2024) Pendidikan Karakter Anak Usia Sekolah Dasar pada Komunitas Masyarakat Adat Bonokeling Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content (40).jpg
Download (119kB) | Preview
Abstract
Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang terletak di wilayah bagian barat dari Kabupaten Banyumas, desa tersebut dikenal masyarakat luas karena memiliki kearifan lokal yang unik dan sampai saat ini masih tetap eksis bertahan ditengah modemisasi. Kelompok masyarakat tersebut berjuluk Komunitas Masyarakat Adat Bonokeling. Masyarakat Bonokeling masih tetap eksis hingga saat ini dikarenakan adanya sebuah upaya pelanggengan/pelestarian adat budaya dari generasi ke generasi sehingga mereka memiliki karakter yang kuat. Proses pendidikan karakter dilakukan kepada anak-anak mereka sejak usia dini khususnya kepada anak yang berusia sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter apa yang paling menonjol sehingga menjadi ciri khas diantara sekian banyak karakter yang ada pada Komunitas Masyarakat Adat Bonokeling, serta bagaimana metode yang dipergunakan dalam melakukan pendidikan karakter khususnya kepada anak usia sekolah dasar. Lokasi penelitian berada di komplek pesemuan Komunitas Masyarakat Adat Bonokeling Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Pcnclitian 1ru menggunakan metode kualitatatif diskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, peneliti juga melakukan observasi serta mengambil dokwnentasi secara langsung ke Jokasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesirnpulan bahwa Nilai karakter religious dan toleransi adalah karakter yang paling menonjol dari 18 nilai karakter yang direkomendasikan oleh Kemendiknas yaitu; religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat dan komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial dan tanggung jawab. Adapun metode yang diterapkan dalam pendidikan karakter terbilang sangat sedehana dan praktis yaitu dengan menggunakan metode pemahaman, pembiasaan, keteladanan, diskusi, dan bercerita.
