Search for collections on Universitas Terbuka Repository

Potensi Antibakteri Minuman Fungsional Tradisional Jawa (Wedang Uwuh) Berdasarkan Variasi Waktu Rebusan

Dewatisari, Whika Febria and Hariyadi (2024) Potensi Antibakteri Minuman Fungsional Tradisional Jawa (Wedang Uwuh) Berdasarkan Variasi Waktu Rebusan. Journal of Food Technology and Industry, 35 (1). pp. 10-26.

[thumbnail of 10_Potensi_Antibakteri_Minuman_Fungsional_Tradisional_Jawa_Wedang_Uwuh_Berdasarkan_Variasi_Waktu_Rebusan.pdf]
Preview
Text
10_Potensi_Antibakteri_Minuman_Fungsional_Tradisional_Jawa_Wedang_Uwuh_Berdasarkan_Variasi_Waktu_Rebusan.pdf

Download (874kB) | Preview

Abstract

Wedang uwuh adalah minuman fungsional yang disajikan dengan merebus bahan-bahan seperti kayu secang, jahe, daun pala, daun kayu manis, cengkih, dan daun cengkih. Wedang uwuh berperan sebagai antioksidan dan antibakteri, serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena kaya akan senyawa aktif.
Minuman tradisional ini berpotensi mengurangi infeksi yang disebabkan oleh bakteri patogen seperti Escherichia coli. Oleh karena itu, penyajian yang tepat diperlukan untuk mengatasi infeksi tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri wedang uwuh dengan variasi lama
perebusan (5, 10, 15, dan 20 menit) untuk menentukan waktu optimal yang menghasilkan aktivitas antibakteri terbaik. Perubahan fitokimia yang ditunjukkan dengan perubahan warna dinilai dengan pendekatan deskriptif, metode difusi cakram digunakan sebagai uji antibakteri untuk mengukur diameter zona hambat terhadap bakteri E. coli. Senyawa-senyawa yang teridentifikasi pada setiap perlakuan
dianalisis menggunakan uji GC-MS. Hasil skrining fitokimia menunjukkan keberadaan alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid, dan tanin pada keempat variasi rebusan. Uji antibakteri menunjukkan bahwa waktu perebusan selama 15 menit memiliki aktivitas antibakteri terbaik dengan diameter zona hambat sebesar 10,43±1,33 mm, yang dapat dikategorikan sebagai aktivitas antibakteri kuat. Hasil ini berbeda secara
signifikan dengan perlakuan rebusan selama 5 dan 10 menit. Perlakuan rebusan selama 5 menit menunjukkan zona hambat terkecil dengan rata-rata diameter sebesar 5,71±1,67 mm, yang diklasifikasikan sebagai aktivitas antibakteri sedang, namun tidak berbeda secara signifikan dengan perlakuan rebusan
selama 10 menit. Analisis kimia dengan GC-MS pada perebusan 15 menit mengidentifikasi adanya 23 senyawa, dengan senyawa hexadecenoic acid sebagai senyawa yang paling dominan

Item Type: Article
Additional Information (ID): ...pdf
Uncontrolled Keywords: antibacterial, traditional functional beverage, wedang uwuh, antibakteri, minuman fungsional, wedang uwuh
Subjects: 500 Natural Science and Mathematics > 580-589 Plants (Ilmu Tumbuhan, Ilmu Tanaman) > 582.12 Herbaceous (Tumbuhan Herbal, Tanaman Herbal)
Divisions: Koleksi Digital > Artikel
Depositing User: CR Cherrie Rachman
Date Deposited: 24 Sep 2026 04:39
Last Modified: 24 Sep 2026 04:39
URI: https://repository.ut.ac.id/id/eprint/12837

Actions (login required)

View Item
View Item

This repository has been indexed by

BASE OneSearch OpenDOAR RAMA