ASTIANA AFANDY, ALFA (2025) Analisis Dan Strategi Penanganan Penyakit Budidaya Udang Vanamei (Litopenaeus Vananmei) Skala Intensif Di Kabupaten Takalar. Masters thesis, Universitas Terbuka.
COVER TAPM Alfa astiana afandy-500653598.pdf
Download (4MB) | Preview
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyakit utama yang menyerang udang vanamei (Litopenaeus vannamei) yang dibudidayakan di tambak skala intensif di
Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mengidentifikasi pola sebaran dan serangan penyakit, dan strategi pengendalian penyakit pada budidaya udang vanamei (Litopenaeus vannamei) skala intensif di Kabupaten Takalar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripsi kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, survei, wawancara, pengamatan lapangan, pemeriksaan laboratorium, dan analisis SWOT. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Takalar pada daerah-daerah
yang menjadi sentra budidaya udang vanamei skala intensif, yaitu Kecamatan Galesong, Kecmatan Sanrobone, dan Kecamatan Mangarabombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit utama yang sering menyerang udang vanamei adalah White Spot Syndrome Vims (WSSV), Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND), dan Enterocytozoon hepatopenaei (EHP). Penyakit EHP teridentifikasi merata disemua lokasi pengamatan, yaitu Desa Boddia, Desa Mappakalompo, Desa Lagaruda dan Desa Punaga. Penyakit WSSV dan AHPND teridentifikasi di Desa
Boddia, Desa Lagaruda dan Desa Punaga. Serangan penyakit pada budidaya udang vanamei tLiopenaeus vanamei) skala intensif lebih sering terjadi musim pancaroba atau pergantian musim kemarau ke musim hujan. Berdasarkan analisis SWOT dan peta kekuatan strategis, kondisi budidaya udang vanamei di Takalar berada pada kuadran strategi agresif, maka strategi yang diterapkan adalah strategi S-0. Strategi yang direkomendasikan adalah memperkuat biosekuriti berdasarkan risiko, meningkatkan penggunaan benih yang bebas penyakit, serta mengoptimalkan pemantauan kualitas air secara rutin. Peran pemerintah dalam pencegahan kasus penyakit, dapat dilakukan melalui kegiatan monitoring dan pemantauan terpadu antar instansi pemerintah, menyediakan fasilitas laboratorium pengujian, serta membuat regulasi penggunaan obat, bahan kimia, dan bahan biologi untuk menjaga kualitas udang vanamei agar
memenuhi syarat pasar ekspor.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | udang vanamei (Litopenaeus vannameiy, Kabupaten Takalar, penyakit |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 639.2 Commercial Fishing, Fishery (Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial, Perikanan) 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 639.5 Culture of Crustacean (Peternakan Kepiting, Udang, Lobster) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 24 Sep 2026 08:11 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 07:45 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/12849 |
