BAGUS BUDHI PRADHANA, ANTONIUS (2025) Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komitmen Organisasional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Di Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung Dan Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung Timur). Masters thesis, Universitas Terbuka.
COVER DAN DAFTAR PUSTAKA.pdf
Download (5MB) | Preview
Abstract
Di era reformasi birokrasi dan pelayanan publik berbasis kinerja, sektor pemerintahan dituntut untuk tidak hanya berperan sebagai penyelenggara administrasi, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang efisien, responsif. dan
akuntabel. Namun, kinerja pegawai di Kantor Pertanahan Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur masih belurn optimal, terlihat dari capaian realisasi anggaran dan tingkat kehadiran pegawai yang rendah. Kinerja pegawai sektor publik dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, seperti gaya kepemimpinan, komitmen organisasional, motivasi kerja, dan kepuasan kerja sebagai aspek psikologis yangpenting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, komitmen organisasional, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling dengan metode
sampling jenuh diperoleh jumlah sampel sebanyak 110 pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling dengan pendekatan Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya
kepemimpinan, komitmen organisasional, dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Selain itu, motivasi kerja dan kepuasan kerja terbukti berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, gaya kepemimpinan dan komitmen organisasional tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja. Lebih lanjut, kepuasan kerja memediasi pengaruh gaya
kepemimpinan, komitmen organisasional, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai (p<0,05). Penelitian ini menegaskan pentingnya meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja pegawai, serta memperkuat komitmen organisasional untuk mencapai kinerja pegawai yang lebih optimal dalam organisasi publik.
