Setiawan, Herman (2025) Peran Pemerintah Daerah Dalam Perlindungan Dan Pemberdayaan Nelayan Di Desa Serdang Kabupaten Bangka Selatan. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_HERMAN SETIAWAN_501143102_MMP - Copy.pdf
Download (4MB) | Preview
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberlanjutan peran Pemerintah Daerah dalam perlindungan dan pemberdayaan nelayan di Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan. Fokus utama kajian meliputi dimensi sosial, ekonomi, ekologi, kelembagaan, serta kebijakan regulasi yang diukur menggunakan pendekatan Multidimensional Scaling (MDS) dengan metode RAPFISH. Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan kuesioner kepada 30 responden yang terdiri dari nelayan tradisional di dua dusun yaitu Air Mempunai dan Limus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberlanjutan peran Pemerintah Daerah dalam perlindungan dan pemberdayaan nelayan berada pada kategori cukup berkelanjutan dengan indeks rata-rata 66,99 persen. Dimensi sosial memperoleh nilai tertinggi yaitu 73,3 persen, diikuti dimensi ekonomi sebesar 71,13 persen. Dimensi ekologi memiliki nilai 67,55 persen, dimensi kelembagaan 63,13 persen, dan kebijakan/ regulasi sebesar 59,86 persen. Hasil goodness of fit menunjukkan nilai stress sebesar 0,11 dan RSQ 96,05 persen yang menandakan model memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam menggambarkan kondisi empiris di lapangan. Selisih antara hasil ordinasi dan analisis Monte Carlo hanya sebesar 0,75 poin, menunjukkan stabilitas data dan konsistensi persepsi responden terhadap indikator kebijakan perlindungan serta pemberdayaan nelayan. Berdasarkan hasil leverage analysis, atribut yang paling berpengaruh terhadap peningkatan indeks keberlanjutan meliputi "tingkat kemiskinan masyarakat pesisir" pada dimensi ekonomi, "pelatihan dan pengembangan kapasitas masyarakat" pada dimensi kelembagaan, serta "akses masyarakat terhadap informasi konservasi" pada dimensi sosial. Faktor lain yang juga berkontribusi terhadap peningkatan keberlanjutan adalah "tekanan penangkapan ikan (overfishing) pada dimensi ekologi" dan "konsistensi anggaran pemerintah daerah pada dimensi kebijakan/regulasi". Hal ini menunjukkan bahwa penguatan sumber daya manusia, kelembagaan dan dukungan infrastruktur perikanan menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan sektor perikanan tradisional di Desa Serdang. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah perlu menindaklanjuti hasil kajian ini dengan kebijakan intervensi berbasis data yang lebih terarah pada peningkatan kapasitas sosial-ekonomi nelayan serta penguatan tata kelola sumber daya laut secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keberlanjutan, nelayan, pemerintah daerah, pemberdayaan, MDS |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 639.2 Commercial Fishing, Fishery (Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial, Perikanan) 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 639.2092 Fishermen (Nelayan) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 04:40 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:50 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/12974 |
