GUNA, IPONG ADI (2025) Keberlanjutan Budidaya Ikan Bawal Bintang (Trachinotus Blochii) Pada Tahap Pendederan Di Karamba Jaring Apung Yang Diberikan Pakan Komersil dan Probiotik Lokal Di Perairan Pulau Setokok, Batam. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_IPONG ADI GUNA_530029366_MMP - Copy.pdf
Download (10MB) | Preview
Abstract
Ikan bawal bintang (Trachinotus blochil) merupakan salah satu komoditas unggulan dalam budidaya laut yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta permintaan pasar yang terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun, kegiatan budidaya komoditas ini, khususnya pada tahap pendederan di sistem KJA, menghadapi tantangan serius terkait keberlanjutan akibat tingginya padat tebar dan ketergantungan terhadap pakan buatan berprotein tinggi yang dapat menurunkan kualitas perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan probiotik lokal yang dikombinasikan dengan pakan komersil terhadap kualitas air, efisiensi pakan, dan pertumbuhan ikan, serta untuk menganalisis status keberlanjutan dan strategi pengelolaan berdasarkan pendekatan Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH). Penelitian dilakukan di perairan Pulau Setokok, Batam, dengan menggunakan pendekatan survei dan analisis deskriptif kuantitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara, diskusi kelompok terarah (FGD), serta observasi langsung pada lima unit usaha budidaya. Data sekunder diperoleh dari dokumen resmi dan literatur terkait. Analisis status keberlanjutan dilakukan menggunakan metode Multidimensional Scaling (MDS) melalui pendekatan RAPFISH yang mencakup dimensi ekologi, sosial, ekonomi, teknologi, dan kelembagaan. Evaluasi efektivitas probiotik dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya T. blochii pada tahap pendederan tergolong cukup berkelanjutan, dengan dimensi ekologi sebagai penopang utama, sedangkan dimensi sosial menjadi aspek yang paling lemah dan perlu mendapat perhatian. Penerapan probiotik lokal terbukti mampu meningkatkan kualitas air dengan menurunkan konsentrasi amonia dan nitrit, meningkatkan efisiensi pakan, serta mendorong pertumbuhan ikan yang lebih optimal. Strategi peningkatan keberlanjutan mencakup edukasi dan pelatihan pembudidaya, adopsi teknologi budidaya ramah lingkungan seperti monitoring kualitas air real-time dan penggunaan pakan efisien, serta penguatan kelembagaan dan regulasi. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi formulasi probiotik yang lebih efektif, analisis finansial penggunaan probiotik, serta kajian dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan interaksi multidimensi dalam sistem budidaya KJA.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akuakultur, Bawal Bintang. Dimensi Ekologi, Probiotik, RAPFISH. |
| Subjects: | 600 Technology and Applied Sciences > 630-639 Agriculture and Related Technologies (Pertanian dan Teknologi yang Berkaitan) > 639.2 Commercial Fishing, Fishery (Penangkapan Ikan untuk Tujuan Komersial, Perikanan) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 06:14 |
| Last Modified: | 01 Oct 2026 07:48 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/12975 |
