PRAYOGO, WINDY (2025) Efektifitas Rehabilitasi Ekosistem Terumbu Karang Dengan Keberadaan Terumbu Buatan Reefball Di Teluk Lawar Kabupaten Sumbawa Barat. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_WINDY PRAYOGO_530014681_MMP - Copy.pdf
Download (4MB) | Preview
Abstract
Penempatan terumbu buatan reejball di Teluk Lawar Kabupaten Sumbawa Barat dilakukan sejak pertengahan tahun 2009. Penelitian dilakukan di Kabupaten Sumbawa Barat, Sekongkang di lokasi (TAI dan TA2) pada Juni - Desember 2020 dengan tujuan perkembangan terumbu karang alami dan ikan karang di sekitar reejball, serta efektivitas upaya rehabilitasi. Permasalahan dalam penelitian ini diidentifikasi dari tutupan karang, kondisi ekosistem, dan efektivitas upaya rehabilitasi dengan reejball. Tutupan terumbu karang daerah penelitian yang memiliki terumbu buatan reejball di sekitamya (T A2) maupun yang tidak (TA 1 ), menunjukkan fluktuasi peningkatan dan penurunan. Lokasi TA-1 dan T A-2 didominasi oleh kategori HC (hard coral), soft coral & assosiated biota, dan abiotic. Rata-rata tutupan hardcoral di lokasi TA-1 sebesar 15,26% (kategori buruk) sedangkan di TA-2 sebesar 20,59% (kategori buruk). Persentase HC pada musim hujan maupun musim kemarau memiliki nilai yang cukup stabil, meskipun terjadi penurunan pada tahun 2017 dan 2018. Terumbu buatan reejball terbukti berpengaruh terhadap kondisi terumbu karang, rekrutmen karang, dan kelimpahan ikan. Hasil uji-t, Anova One Way dan Anova Two Way menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap sampel uji persentase tutu pan terumbu karang antara lokasi T A-1 dan TA-2, perbedaan rekrutment karang antara TA-1 , TA-2 dan reejball, serta pengaruh lokasi terhadap kondisi terumbu karang dan kelimpahan ikan. Rata-rata nilai IRK (indeks resiliensi karang) pada lokasi T A-1 dan TA-2 sebesar 0,297 dan 0,292, termasuk dalam kategori kurang. Namun, nilai IRK pada lokasi T A-2 menunjukkan peningkatan hingga 0,54 setelah adanya pemasangan reejbal/. Kelimpahan famili ikan 2010-2018 di lokasi TA-1 mengalami fluktuasi, sementara di lokasi TA-2 cukup stabil. Pada lokasi TA-1 , total ditemukan 27 famili ikan terumbu, sedangkan lokasi TA-2 terdapat 26 famili ikan terumbu. Jumlah kelimpahan individu ikan pada lokasi TA-2 memiliki jumlah yang lebih tinggi. Reejball efektif mendukung rehabilitasi ekosistem terumbu karang, meningkatkan rekrutmen karang dan kelimpahan ikan, serta memiliki potensi sosial-ekonomi bagi masyarakat pesisir Teluk Lawar. Sosialisasi, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan ekowisata berbasis komunitas mendukung parameter ekologis dan sosial-ekonomi sehingga dapat berjalan secara sinergis
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Terumbu Karang, Rehabilitasi, Reejball, Ikan Karang |
| Subjects: | 500 Natural Science and Mathematics > 570-579 Biology (Biologi, Ilmu Hayat) > 577.73-577.75 Ecology of Specific Ocean and Sea (Ekologi Samudera dan Lautan Tertentu) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Manajemen Perikanan |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 01 Oct 2026 04:12 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 02:30 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/13023 |
