Herianti Gurning, Parida (2025) Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Berfikir Kritis Siswa Melalui Model Problem Based Learning Di SDN 106232 Penggalangan. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_PARIDA HERIANTI GURNING_501574259_MPDR - Salin.pdf
Download (9MB) | Preview
Abstract
Tantangan pembelajaran abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah sebagai keterampilan esensial dalam menghadapi persoalan kehidupan sehari-hari maupun tantangan akademik. Namun, hasil observasi awal di SD Negeri 106232 Penggalangan menunjukkan bahwa kemampuan tersebut masih rendah. Hal ini tampak dari nilai Ujian Akhir Semester (UAS) matematika siswa kelas V yang rata-ratanya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Nilai UAS yang rendah ini belum sepenuhnya mewakili kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis, tetapi mencerminkan adanya kesulitan siswa dalam memahami konsep, menyelesaikan soal cerita, dan menghubungkan pengetahuan dengan situasi nyata. Oleh karena itu, diperlukan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, salah satunya adalah Problem Based Learning
(PBL ). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model PBL terhadap kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis matematika siswa dengan memperhatikan kemampuan awal matematis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen faktorial 2 x 3 pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 106232 Penggalangan Tahun Ajaran 2024/2025, dengan sampel kelas V A (21 siswa)
sebagai kelas kontrol dan V B (24 siswa) sebagai kelas eksperimen. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis
yang telah divalidasi oleh ahli. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pemberian pretest dan posttest, sedangkan analisis data menggunakan uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis dengan ANAVA dua arah faktorial 2 x 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ( 1) kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Leaming (PBL) lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa, dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05; (2) kemampuan berpikir kritis siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) lebih baik daripada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran biasa, dengan nilai Sig sebesar 0,000 < 0,05; (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, dengan nilai Sig sebesar 0,692 < 0,05; (4) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, dengan nilai Sig sebesar 0,237 < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan PBL lebih efektif dibandingkan pembelajaran biasa di SD Negeri 106232 Penggalangan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa sekolah dasar, terutama dengan mempertimbangkan kemampuan awal matematis mereka.
mereka.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Problem Based Learning, kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis. |
| Subjects: | 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 371.36 Project Methods (Metode Pengajaran Tertentu, Metode Pembelajaran Tertentu) 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 372 Elementary Education (Pendidikan Dasar) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 07:42 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 08:52 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/13052 |
