PAWESTRI, INGGIT ASIH (2025) Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Ditinjau Dari Keterampilan Proses Sains Melalui Pembelajaran Creative Problem Solving Berbantuan Mobile Learning. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_INGGIT ASIH PAWESTRII_530073488_MPDR - Salin.pdf
Download (3MB) | Preview
Abstract
Sains didefinisikan sebagai suatu konsep atau alur basil yang saling terkait dari pengamatan dan eksperimen. Pendidikan sains pada masa Revolusi Industri 4.0 mendorong perubahan yang masif dan dinamis untuk dapat mengintegrasikan pengolahan data, pemanfaatan big data, sistem kerja melalui digitalisasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berkaitan dengan interaksi manusia dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini disusun oleh peneliti dengan menggunakan rancangan penelitian metode campuran (mixed methods) yang mana rancangannya bersifat eksplanatif sekuensial (urutan bukti). Metode campuran digunakan sebagai rancangan penelitian, yang mana strukturnya bersifat sekuensial (urutan bukti). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus Cokroaminoto. Penentuan subjek penelitian secara purposive sampling terdiri dari 6 siswa dari IO siswa kelas eksperimen yang terdiri dari dua siswa rendah, dua siswa sedang, dan dua siswa tinggi. Peneliti sebagai instrumen dilengkapi dengan lembar observasi, soal tes, pedoman wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Creative Problem Solving berbantuan pembelajaran bergerak menunjukkan rata-rata kemampuan berpikir kreatif siswa setelah menerapkan pembelajaran Creative Problem Solving berbantuan pembelajaran bergerak lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif siswa yang menerapkan Pembelajaran Berbasis Masalah. Kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen lebih tinggi pada kelas kontrol dengan rata-rata 80,00 pada kelas eksperimen, sementara kelas kontrol 54,32 pada skala 100. Rata rata keterampilan proses sains siswa yang menggunakan model Creative Problem Solving. Media pembelajaran berbantuan mobile learning lebih tinggi 9,06% dibandingkan kelas kontrol 5,26%. Hasil uji regresi keterampilan berpikir kreatif siswa ditinjau dari keterampilan proses sains mendapatkan nilai regresi sebesar 0,892 atau 89,2%. Terdapat korelasi antara keterampilan berpikir kreatif dengan keterampilan proses sains siswa. Rata-rata klasikal kelas eksperimen sebesar 80,00 dan kelas kontrol sebesar 54,32.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Creative Problem Solving, Keterampilan Berpikir Kreatif, Keterampilan Proses Sains, Mobile Lea |
| Subjects: | 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 371.36 Project Methods (Metode Pengajaran Tertentu, Metode Pembelajaran Tertentu) 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 372 Elementary Education (Pendidikan Dasar) 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 372.3 Science for Elementary Education (Sains untuk Pendidikan Dasar) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 02:50 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 07:36 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/13231 |
