Rohayati, Menik (2023) Pengembangan E-LKPD dengan Pendekatan Inquiry Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SD Kelas IV dalam Pembelajaran IPA. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content (35).jpg
Download (119kB) | Preview
Abstract
Keterampilan berpikir kritis rnerupakan suatu cara berpikir efektif dengan rnelakukan analisis masalah secara sistematis dengan mengajukan pertanyaan spesifik dan reflektif dengan rnemfokuskan pada pembuatan keputusan. Keterampilan berpikir kritis rnemiliki beberapa indikator meliputi: interpretasi, analisis, inferensi, eksplanasi, dan pengaturan diri. Siswa yang rnemiliki keterarnpilan berpikir kritis akan mampu untuk memaharni, mencari, dan mengevaluasi secara logis dan rasional pada sebuah pemyataan dalam mernecahkan masalah atau dalam pengambilan keputusan. Walaupun keterampilan berpikir kritis sangat pen ting dimiliki oleh siswa, fakta menun jukkan bal1wa keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah hal ini terlihat dari kernampuan siswa dalarn mernecahkan berbagai masalah yang belwn terstimulus dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah: ( 1)Mendeskripsikan pengembangan E-LKPD dengan pendekatan inquiry terbimbing yang valid untuk meningkatkan keterampilan berpi.kir kritis siswa SD kelas IV dalam pernbelajaran IP A; (2) Mendeskripsikan pengembangan E-LKPD dengan pendekatan inquiry terbimbing yang praktis untuk rneningkatkan keterarnpilan berpikir kritis siswa SD kelas IV dalam pembelajaran IP A; (3) Mendeskripsikan pengembangan E-LKPD dengan pendekatan inquiry terbimbing yang efektif untuk rneningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD kelas IV dalam pembelajaran IP A. Pembelajaran dilakukan pada tiga sekolah, masingmasing sekolah dilakukan tiga kali pertemuan. Pembelajaran menggunakan sintaks inquiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development= R&D) yaitu mengembangkan E-LKPD dengan pendekatan inquiri terbimbing. Desain penelitian menggunakan model ADDIE terdiri atas 5 langkah yaitu: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Hasil penelitian menw1jukkan tingkat validitas E-LKPD sangat valid dengan prosentase 96,5%. Kepraktisan E-LKPD berdasarkan observasi pembelajaran pada tiga sekolah memperoleh kriteria sangat valid dengan prosentase perolehan 88,08%sampai 89,91 % serta berdasarkan respon siswa memperoleh prosentase 79,4%sampai 87,9% dengan kriteria praktis. Keefektifan E-LKPD berdasarkan skor NGain soal pre-test dan post-test keterampilan berpikir kritis berada pada kriteria tinggi pada aspek interpretasi dan analisis, untuk aspek inferensi dan eksplanasi berada pada kriteria sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa E-LKPD dengan pendekatan inquiri terbimbing yang dikembangkan efektif dalarn meningkatkan keterarnpilan berpikir kritis siswa. Saran kepada para guru hendaknya implementasi E-LKPD dengan pendekatan inkuiri harus didukung dengan jaringan internet, kolaborasikan dengan pengalaman siswa, serta dipadukan dengan model pembelajaran inovatifyang sesuai dengan materi pelajaran.
