Suradi (2024) Pengembangan LKPD Interaktif Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SD dalam Pembelajaran IPA. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content (14).jpg
Download (116kB) | Preview
Abstract
Tujuan pendidikan IPA adalah membangun kemampuan bemalar tingkat tinggi siswa seperti kemampuan berpikir kritis dan bemalar reflektif sebagai modal untuk menempuh kehidupan nyata terlebih pada kehidupan abad 21. Berdasar studi literasi baik dari studi PIS A, hasil penelitian maupw1 dari basil wawancara dengan guru menunjukkan keteran1pilan berpikir kritis siswa SD masih rendah. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah validitas pengembangan LKPD interaktif berbasis PEL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD dalam pembelajaran IPA? 2) Bagaimanakah efektivitas pengembangan LKPD interaktif berbasis PEL untuk meningkatkan keteran1pilan berpikir kritis siswa SD dalam pembelajaran IPA? 3) Bagaimanakah kepraktisan pengembangan LKPD interaktif berbasis PBL untuk meningkatkan keterampilan berpikir ktitis siswa SD dalam pembelajaran IPA? Penelitian ini bertujuan: 1) Mendeskripsikan validitas pengembangan LKPD interaktif berbasis PEL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD dalam pembelajaran IPA. 2) Mendeskripsikan efektivitas pengembangan LKPD interaktif berbasis PBL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD dalam pembelajaran IPA. 3) Mendeskripsikan kepraktisan pengembangan LKPD interaktif berbasis PEL untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SD dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan dari Robert Maribe Branch yaitu ADDIE yang terdiri dari lima tahapan: analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data melalui; 1) Wawancara, 2) Kuesioner, 3) Melakukan tes, 4) Observasi, 5) Dokumentasi. Tekik analisis data yang digunakan adalal1: 1) Analisis data validitas, 2) Analisis data efektivitas, 3) Analisis data kepraktisan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa LKPD interaktif berbasis PBL: 1) Hasil dinyatakan valid berdasar nilai rata-rata dari tiga validator sebesar 92%. 2) Efektivitas masuk kategori sedang berdasarkan skor N-gain sebesar 0,69. 3) Hasil kepraktisan masuk kategori sangat praktis berdasa rata-rata keterlaksanaan dan respon gum terhadap LKPD interaktif yang mencapai 91 % serta didukung respon positif siswa. Kesimpulannya pengembangan LKPD interaktif berbasis PBL ini valid, efektif kategori sedang dan sangat praktis untuk meningkatkan keterampilan berpikir siswa SD dalam pembelajaran IPA.
