Setiadi, Doni (2024) Pengaruh Manajemen Pengetahuan dan Inovasi Proses Terhadap Kompetensi Karyawan Melalui Adaptabilitas Pembelajaran Organisasi pada Divisi HR/GA, QA/QC, HSE, dan Produksi di PT Rainbow Tubular Manufaktur. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content.jpg
Download (119kB) | Preview
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen pengetahuan (knowledge management) dan inovasi proses terhadap kompetensi karyawan dengan mempertimbangkan peran adaptabilitas pembelajaran organisasi yang berfungsi sebagai penghubung. Fokus penelitian adalah pada divisi Human Resource/General Affairs (HR/GA), Quality Assurance/Quality Control (QA/QC), Health, Safety, Environment (HSE), dan Produksi di PT. Rainbow Tubular Manufaktur. Dalam konteks persaingan bisnis yang semakin ketat, perusahaan dihadapkan pada kebutuhan untuk terus meningkatkan daya saing. Hal ini hanya dapat dicapai melalui pengelolaan pengetahuan dan inovasi proses yang efektif, se1ta kemampuan organisasi untuk beradaptasi dan belajar secara berkelanjutan. Adaptabilitas pembelajaran organisasi dianggap sebagai elemen kunci yang mampu menghubungkan manajemen pengetahuan dan inovasi proses dengan peningkatan kompetensi karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan
data yang dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan di
divisi terkait. Teknik analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM), yang memungkinkan analisis hubungan langsung maupun tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengetahuan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi karyawan (koefisien = -0, 105; P-value = 0,422), manajemen pengetahuan secara signifikan mempengaruhi adaptabilitas pembelajaran organisasi (koefisien = - 0, 185; P-value = 0,033), inovasi proses terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kompetensi karyawan (koefisien = 0,211; P-value = 0,016), namun tidak mempengaruhi adaptabilitas pembelajaran organisasi secara signifikan (koefisien = 0, 136; P-value = 0,248), adaptabilitas pembelajaran organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi karyawan (koefisien = 0,200; P-value = 0,016), namun, pengaruh manajemen pengetahuan dan inovasi proses melalui adaptabilitas pembelajaran organisasi terhadap kompetensi karyawan tidak signifikan. Hasil ini menggaris bawahi pentingnya pendekatan praktis, seperti pembelajaran berbasis pengalaman, mentoring, dan kolaborasi lintas fungsi, untuk meningkatkan kompetensi karyawan secara lebih efektif. Implikasi manajerial mencakup pengembangan program pelatihan terintegrasi, peningkatan budaya pembelajaran kolaboratif, dan penguatan sistem inovasi proses untuk mendukung pembelajaran organisasi.
