ASTINAYANTI (2025) Transformasi Digital Dalam Pelayanan Publik Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Aceh Tengah. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_ASTINAYANTI_530067287_MAP_0001 - Copy.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini adalah sarana dan prasarana untuk mendukung proses transformasi digital yang dilaksanakan untuk pelayanan perizinan secara online masih belum memadai serta ketersediaan sumberdaya
manusia yang sangat terbatas baik dari segi kuantitas maupun kualitas sehingga mempengaruhi kualitas pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat
sebagai pengguna layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi digital dalam pelayanan publik dari aspek Katalogisasi, transaksi, integrasi Horizontal, dan integrasi Vertikal yang dikemukakan oleh
Layne & J serta kualitas pelayanan publik ditinjau dari aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance dan emphaty. penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis hambatan dalam pelaksanaan transfonnasi digital serta upaya yang dilakukan untuk mempercepat transformasi digital. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat kualitatif dengan pemilihan informan
secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transfonnasi digital secara keseluruhan belum berjalan dengan baik, hanya aspek katalogisasi dan transaksi saja yang sudah terlaksanan dengan baik, sedangakan dari
aspek Integrasi secara horizontal belum terlaksana sama sekali, aplikasi daerah masih berdiri secara sendiri dan tidak terintegrasi dengan aplikasi Online Single Submission, demikian juga dengan integrasi secara vertikal, hanya terdapat satu aplikasi yang sudah terhubung. Pelayanan publik ditinjau dari aspek reliability, responsivennes, assurance dan emphaty sudah baik, kecuali aspek tangibles,
ditinjau dari aspek ketersediaan sarana dan prasarana Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu masih sangat membutuhkan perhatian karena sebagian besar sudah tidak memadai untuk digunakan dalam pelayanan perizinan berbasis online. Sementara hambatan yang diperoleh dalam melaksanakan transformasi digital adalah anggaran yang tersedia belum memadai dalam pelaksanaan transformasi digital sehingga dibutuhkan penambahan anggaran, sedangkan upaya yang dilakukan untuk mempercepat proses transformasi digital adalah dengan penyiapan sumberdaya yang menguasai teknologi dengan mengikuti berbagai Pendidikan dan pelatihan serta penyiapan sarana dan prasarana dalam menunjang transformasi digital danjuga melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi Digital, Online, Pelayanan, Perizinan |
| Subjects: | 300 Social Science > 350-359 Public Administration and Military Science (Administrasi Negara dan Ilmu Kemiliteran) > 351 Public Administration (Administrasi Negara) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Ilmu Administrasi Publik |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 04:35 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 08:35 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/13046 |
