Haryanto, Slamet (2026) Pengaruh Model Guided Discovery Learning Berbantuan Pendekatan Kontekstual Terhadap Curiosity, Kemampuan Pemecahan Masalah, Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Pada Materi Penyajian Data. Masters thesis, Universitas Terbuka.
TAPM_SLAMET HARYANTO_530044914_MPDR_0001 - Salin.pdf
Download (1MB) | Preview
Abstract
Mata pelajaran yang wajib dipelajari pada jenjang Pendidikan adalah matematika. Matematika memiliki peranan penting dalam segala aspek kehidupan terutama dalam meningkatkan daya piker manusia, sehingga matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diwajibkan di setiap jenjang sekolah mulai dari SD sampai SMA (Priwahyuningsih et al., n.d.). kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada materi penyadian data masih sangat rendah. Dari data yang diperoleh, sebanyak 73% siswa masih merniliki kemampuan pemecahan masalah yang relatif kurang Tujuan penelitian ini adalah
mengetahui peningkatkan dan pengaruh kemampuan pemecahan masalah matematika siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan model Guided Discovery Learning berbantuan pendekatan kontekstual. Penelitian ini dilakukan
siswa kelas V SD Negeri 2 Tunggulsari dan SD Negeri 2 Sumur Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method) yaitu memadukan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif. Metode campuran (mix method) merupakan penelitian yang melibatkan pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, penggabungan dua bentuk data, dan penggunaan rancangan berbeda, serta melibatkan asumsi-asumsi filosofis dan kerangka kerja teoritis (Creswell,
2016). Analisis data dilakukan dengan menggunakan antara lain : analisis kevalidan modu, silabus dan RPP, sedangkan analisis kuantitatif dengan uji t dan regresi linier serderhana. Hasil penelitiam diperoleh hasil kemampuan pemecahan
masalah matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan pendekatan kontekstual secara keseluruhan diperoleh sebanyak 90.47% siswa tuntas. Rata-rata nilai kemampuan
pemecahan masalah matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Guided Discovery Learning berbantuan pendekatan kontekstual mencapai KKM sebesar 80,85. Ada peningkatan Curiosity siswa siswa setelah dilakukan pembelajaran dengan model Guided Discovery Leaming berbantuan pendekatan kontekstual. Sebelum pembelajaran 47,62% dan meningkat menjadi
79.52%.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemecahan masalah, model guided discovery learning, coriusity dan pendekatan kontekstual |
| Subjects: | 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 371.36 Project Methods (Metode Pengajaran Tertentu, Metode Pembelajaran Tertentu) 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 372 Elementary Education (Pendidikan Dasar) 300 Social Science > 370-379 Education (Pendidikan) > 372.7 Mathematics for Elementary Education (Berhitung untuk Pendidikan Dasar) |
| Divisions: | Tugas Akhir Program Magister (TAPM) > Magister Pendidikan Dasar |
| Depositing User: | Sekolah Pascasarjana UT |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 07:47 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 10:18 |
| URI: | https://repository.ut.ac.id/id/eprint/13251 |
