Widodo, Prasongko and Sulthon, and Dyah Prastiti, Tri (2019) Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Outdoor Learning Materi Perkembangbiakan Tumbuhan dan Hewan untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SDN Sucopangepok 05 Jember. Masters thesis, Universitas Terbuka.
|
Text
43902.pdf Download (23MB) | Preview |
Abstract
Berpikir kreatif tentunya akan mempengaruhi nilai hasil belajar. Siswa yang mempunyai keterampilan berpikir kreatif akan berusaha untuk menemukan solusi dari permasalahan yang dihadapi pada kegiatan belajar. Berarti semakin kreatif, maka nilai hasil belajar semakin tinggi. Kenyataannya., tidak mudah untuk menumbuhkan kreativitas berpikir pada siswa. Kecenderungan mereka adalah pasif dan bergantung pada siswa yang dianggap lebih pandai. Tennasuk pada materi perkembangbiakan tumbuhan dan hewan. Tetapi dengan menggunakan modul berbasis outdoor learning, temyata mampu merubah pandangan siswa terhadap pembelajaran. Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan sehingga lebih semangat, inovatif dan kreatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan modul pembelajaran berbasis outdoor learning dan mengetahui tingkat keefektifan modul pembelajaran berbasis outdoor learning. Pola analisis menggunakan experimen by subject design karena jumlah siswa hanya satu kelompok atau 19 siswa. Penelitian dilaksanak.an di SDN Sucopangepok 05 Jember, yang terletak di lereng gunung, dengan lingkungan alam berupa sawah, perbukitan, perkebunan, hutan, dan sungai. Sehingga sangat cocok untuk outdoor learning. Untuk uji keefektifan produk secara internal menunjukkan persentase efektivitas di atas 80%, artinya penggunaan modul pembelajaran terbukti efektif. Sedangkan uji keefektifan produk secara ekstemal, menunjukkan t-hitung lebih besar dari t-tabel yaitu 11,45 untuk t-hitung dan 2,101 untuk t-tabel. Berdasarkan data tersebut, maka bisa dipastikan bahwa penggunaan modul berbasis outdoor learning lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Untuk tingkat keefektifan ditentukan oleh nilai keefektifan relative (ER), yaitu sebesar 32,39%. Setelah dikonsultasikan dengan tabel kriteria penafsiran uji keefektifan relative diketahui posisinya berada pada katagori keefektifan sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan modul berbasis outdoor learning dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Actions (login required)
View Item |