Murtomo, Heri (2023) Pengembangan LKPD Digital Berbasis Kvisoft dengan Model Problem-Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Operasi Hitung Penjumlahan Bilangan Bulat Berbasis Multi-Teknik. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content (39).jpg
Download (132kB) | Preview
Abstract
Tujuan penelitian pengembangan ini adalah mengembangakn LKPD digital berbasis Kvisoft dengan model pembelajaran problem based-learning, menemukan terobosan operasi hitung penjumlahan bilangan bulat berbasis multi-teknik, mengetahui proses pengembangan, hasil pengembangan, peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa, dan mengetahui potret fase keterampilan berpikir kritis. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE. Pengumpulan data dalam penelitian pengembangan ini adalah instrument validasi ahli isi/materi, desain, dan Bahasa, kuesioner guru dan peserta didik, basil tes tulis, clan wawancara setelah post test. Hasil penelitian bahwa ditemukannya terobosan multi-telmik penjumlahan bilangan bulat meliputi telmik tutup botol, telmik berjenjang, telmik tabel, dan telmik bilangan berpasangan. Hasil analisis data dari validasi ahli isi/materi, validasi ahli desian, dan validasi ahli bahasa menunjukkan kategori sangat valid/tidak revisi, basil kuesioner gwu dan siswa skor pada uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan menunjukkan basil sangat baik, basil uji paired sampel t test sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 menunjukkan bahwa LKPD digital yang dikembangkan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa dilakukan uji coba ke SDN Ngagelrejo I Surabaya yaitu kelas VI E sebagai kelas eksperimen dan kelas VI F sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan uji normalitas, homogenitas, independent sarnpel t test. Hasil uji normalitas pada kelas eksperimen sig. 0.191 > 0.05 clan pada kelas kontrol sig. 0.078 > 0.05. Dari hasil tersebut kedua sampel normal. Hasil uji homogenitas pada equal variances sig. 0.907 > 0.05 menunjukkan bahwa kedua sampel homogen. Hasil uji independent sampel t test sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 menunjukkan bahwa H1 diterima yaitu ada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa. Hasil wawancara bahwa potret fase keterarnpilan berpikir kritis siswa terdapat tiga kategori keterampilan berpikir kritis siswa yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Ketiga kategori memiliki potret fase keterampilan berpikir kritis yang berbeda. Dari hasil tersebut bahwa pengembangan LKPD digital berbasis kvisoft dengan model pembelajaran problem based-learning dalam menyelesaikan masalah operasi hitung penjumlahan berbasis multi-teknik valid, praktis, efektif, clan dapat meningkatkan keterampilan berpikir Iaitis siswa.
