Suliyati (2023) Pengembangan Video Pembelajaran Animasi dengan Pendekatan Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPA SD. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content (78).jpg
Download (120kB) | Preview
Abstract
Keterampilan berpikir kreatif merupakan keterampilan berpikir siswa yang terdiri dari keterampilan berpikir lancar, fleksibel, orisinal, memperinci dan mengelaborasi. siswa yang mempunyai keterampilan berpikir kreatif akan memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah secara luwes, inovatif, serta mampu memberikan solusi altematif yang menyenangkan sehingga menumbuhkan motivasi dalam pembelajaran dan dapat meningkatkan minat belajar. Meskipun demikian beberapa penelitian menunjukkan basil keterampilan berpikir kreatif pada aspek berpikir lancar, fleksibel, orisinal, memperinci dan mengelaborasi masih rendah. Penyelesaian masalah tersebut salah satunya dengan mengembangkan bideo pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving pada pembelajaran IPA. Berdasarkan masalah tersebut, rumusan masalah pada penelitian ini yaitu: (I) Bagaimanakah validitas pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD?; (2) Bagaimanakah efektivitas pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD?; (3) Bagaimanakah kepraktisan pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD?. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan validitas pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD; (2) Mendeskripsikan kepraktisan pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD; (3) Mendeskripsikan efektivitas pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yaitu pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving. Desain penelitian dengan menggunakan model ADDIE menggunakan Iima tahapan, yaitu: analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian dilakukan pada siswa SD kelas VI pada tiga sekolah yang ada di Banyuwangi yaitu SDN 2 Taman Suruh, SDN 2 Kampung Anyar, dan SDN 1 Kampung Anyar. Uji validitas dilakukan oleh ahli yang memiliki latar belakang Pendidikan minimal S2 yang terdiri dari dua orang dosen dan satu kepala sekolah untuk melakukan validasi instrumen yang akan digunakan di lapangan. Hasil uji Validitas video pembelajaran animasi memperoleh prosentase 95,8% dengan kategori sangat valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) validitas pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD mencapai 95,8% dengan kategori sangat valid, (2) kepraktisan pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IP A SD mencapai 89,86% sampai 89,82% dengan kategori sangat praktis, dan (3) efektivitas pengembangan video pembelajaran animasi dengan pendekatan problem solving untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatis siswa pada pembelajaran IPA SD mencapai nilai antara 0,71 sampai 0,73 dengan kriteria tinggi. Sehingga dapat dinyatakan bahwa video pernbelajaran animasi dengan pendekatan problem solving efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA SD.
