Setianingsih, Dewi (2024) Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web (Google Sites) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Literasi Digital Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Masters thesis, Universitas Terbuka.
content (12).jpg
Download (123kB) | Preview
Abstract
Berpikir kritis dan Iiterasi digital merupakan keterampilan yang penting dimiliki peserta didik pada abad 21 dikarenakan meningkatnya penggunaan internet sebagai sumber belajar. Media pembelajaran yang berbasis teknologi perlu dikembangkan untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis dan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran berbasis web (Google Sites) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan literasi digital siswa kelas V SD, (2) mendeskripsikan hasil pengembangan media pembelajaran berbasis web (Google Sites) yang valid, prah.1:is, dan efek'tif, (3) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaran berbasis web (Google Sites), dan ( 4) menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis dan Iiterasi digital siswa kelas V SD setelal1 menggunakan media pembelajaran berbasis web (Google Sites). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sumber data penelitian adalal1 dosen (validator ahli), guru, dan siswa kelas V di SD Muhammadiyah 8 Surabaya pada tahun pelajaran 2023/2024. Prosedur pengumpulan data menggunakan metode wawancara, validasi, pengamatan, angket, dan tes. Metode analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu: (1) Pengembangan media pembelajaran berbasis web (Google Sites) mengacu pada model pengembangan ADDIE dengan tahapan pertarna yatu analisis kebutuhan, ke-dua mendesain media pembelajaran berbentuk web, ke-tiga membuat media menggunakan Google Sites yang dipublikasikan secara online, memvalidasikan kepada ahli media dan ahli materi, merevisi media berdasarkan hasil validasi, mengujicobakan kepada subjek sebanyak l kelas, ke-empat mengimplementasikan pada subjek di 1 kelas yang lain, dan ke-lima mengevaluasi peningkatan keterampilan berpikir kritis dan literasi digital siswa setelah. penerapan media; (2) Kriteria validitas produk memperoleh skor 85% dari ahli media (sangat layak) dn 96,7% dari ahli materi (sangat layak), kriteria kepraktisan memperoleh persentase respon guru sebesar 93,75% (sangat praktis) dan respon siswa sebesar 87,75% (sangat praktis), laiteria keefe
